Page 2 - Warta 30 Mei 2021
P. 2
Renungan
RENUNGAN
HIDUP DALAM KASIH ALLAH TRINITAS
Yohanes 3 : 1 – 17
Nikodemus, seorang pemuka agama Farisi atau pemimpin agama Yahudi mendatangi
tempat Yesus di malam hari. Dipastikan ia sangat religius dan menaati hukum Taurat
sepenuhnya. Waktu itu kelompok pemuka agama tersebut kerap berseberangan dengan Yesus.
Oleh sebab itu kedatangannya pada waktu malam dapat kita maklumi. Mungkin saja di waktu
hari terang, ia kuatir kepergok orang banyak atau kaumnya, sehingga dapat mempermalukan dan
merendahkan harga dirinya. Atau mungkin juga, ia seorang ahli agama yang lebih moderat
dibandingkan dengan teman-temannya. Ia penasaran mengapa Yesus dapat memperoleh
simpatik dari orang-orang banyak. Dengan santun ia menyapa Yesus sebagai Rabi (dalam
bahasa Ibrani berarti guru) serta memuji-Nya (ayat 2). Ia juga menjawab dengan lugu akan
ketidakmengertiannya ketika ia harus dilahirkan kembali (ayat 4). Dan selanjutnya mereka
bercakap-cakap dan berdiskusi hingga jauh malam. Ada beberapa hal yang Yesus sampaikan
bagi Nikodemus dan juga untuk kita saat ini:
1. Jikalau seseorang ingin masuk ke dalam Kerajaan Allah, ia harus dilahirkan kembali.
Tetapi bukan secara harfiah masuk kembali ke dalam Rahim ibu, melainkan dilahirkan
dalam air dan Roh, menjadi manusia baru (Bandingkan dengan Manusia Baru menurut
Kolose 3:5-17). Pengertian masa kini kita harus bertobat dan dibaptis (air) disertai
hidup yang dipimpin oleh Roh (Roh Kudus).
2. Yang lahir dari daging adalah daging, dan yang lahir dari Roh adalah Roh. Kedagingan
berasal dari dunia yang dipenuhi hawa nafsu dan dosa. Roh berasal dari Allah. Namun
sulit dipahami dengan logika manusia, karena kita penuh keterbatasan sedangkan
Allah tanpa batas. Tanpa adanya pencerahan dari Roh Kudus, kita tidak akan mampu
mengenali Allah dan kehendak-Nya. Kita hanya meraba-raba dalam kegelapan (ayat
8a). Jadi, lahir baru mutlak bagi semua orang percaya sehingga ia tidak binasa dan
beroleh hidup yang kekal (ayat 16). Dengan Roh Kudus, kita akan setia dan taat kepada-
Nya.
3. Roh Kudus adalah Roh yang menolong, memimpin, menghibur, menuntun, kawan yang
setia dan lain-lainnya (Catatan: Hari Raya Turunnya Roh Kudus kita peringati hari
minggu lalu – 23/5-2021- Hari Raya Pentakosta).
Di kalangan umat Kristiani, kita mengenal istilah Trinitas. Hari ini kita menggumuli tema
“Hidup Dalam Kasih Allah Trinitas”. Allah Trinitas atau Allah Tritunggal, adalah doktrin Kristen
yang sulit untuk dimengerti dan dipahami dengan akal kita, mengingat keterbatasan kita dalam
menjangkau pemikiran Allah yang tidak terbatas (jadi kita juga mirip Nikodemus). Namun kalau
boleh disederhanakan Trinitas atau Tritunggal adalah satu Tuhan dengan pribadi yang berbeda.
Ketiga pribadi tersebut Allah Bapa, Allah Anak (Yesus Kristus) dan Allah Roh (Roh Kudus). Tiga
pribadi tetapi satu hakikat. Tetapi dari perikop “Percakapan Yesus dengan Nikodemus” di atas,
kita dapat mendapatkan benang merahnya, bahwa ketiganya (Bapa, Anak dan Roh Kudus) tidak
dapat dipisahkan. Semuanya menyatu dalam wujud cinta kasih Allah terhadap manusia berdosa.
Ketiganya mempunyai sifat-sifat yang sama dan tidak berkarya sendiri-sendiri.
01 | Warta Jemaat Minggu Trinitas - 30 Mei 2021

