Page 20 - Warta 26 Juni 2022
P. 20

PERSIAPAN SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS 3 Juli 2022

         Perjamuan  Kudus  senantiasa  mengingatkan  kita  akan  karya  keselamatan  Allah  dalam  Yesus  Kristus,
      persekutuan dengan Tuhan dan saudara-saudara seiman yang melampaui batas ruang dan waktu. Anugerah Allah
      tidak dapat dibatasi dengan simbol-simbol, sehingga kita tidak terpaku pada apa yang kelihatan.
         Walaupun kebaktian Perjamuan Kudus dilakukan di rumah masing-masing, yang dapat mengikuti perjamuan
      kudus adalah anggota keluarga yang telah mengaku percaya/sidi ataupun baptis dewasa, serta tidak dibawah
      penggembalaan khusus. Orang dewasa atau orang tua perlu memberikan pengertian kepada anak-anak. Anak-
      anak yang berkeinginan ikut perjamuan kudus, dapat difasilitasi dengan mengadakan perjamuan kasih setelah
      kebaktian usai. Jika ada anggota keluarga yang sedang sakit dan lanjut usia maka anggota keluarga yang lain
      menolong anggota keluarga yang sedang sakit dan lanjut usia supaya dapat melakukan perjamuan kudus secara
      live streaming. Kami juga mengundang saudara-saudara yang setiap minggu bergabung dalam kebaktian online
      GKI Cimahi dan telah mengaku percaya/sidi atau baptis dewasa untuk ikut serta dalam kebaktian perjamuan kudus.
      Saudara-saudara yang mengikuti kebaktian Perjamuan Kudus, melaksanakannya dalam waktu yang sama dengan
      ibadah live streaming GKI Cimahi. Hal ini ditekankan sebagai kebersamaan satu tubuh Kristus.

      Dua hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu:
          1.  Simbol  roti  perjamuan  :  menyiapkan  roti  tawar  yang  sudah  dipotong-potong  dengan  ukuran  yang
              disesuaikan dan diletakkan pada wadah yang Saudara-saudara miliki di rumah. Perhatikanlah jumlah
              potongan roti, disesuaikan dengan jumlah orang yang dapat mengikuti sakramen perjamuan kudus. Jika
              Saudara-saudara  kesulitan  mendapatkan  roti  tawar,  maka  dapat  diganti  dengan  alternatif  lain
              diantaranya biskuit, nasi, dll.
          2.  Simbol  air  anggur  :  dapat  menggunakan  jus  anggur,  teh  atau  air  putih,  Saudara-saudara  dapat
              menyiapkan simbol air anggur dengan menyediakannya dalam sloki kecil atau gelas lain yang Saudara
              miliki di rumah. Jumlah simbol air anggur yang disediakan dalam wadah kiranya hanya sebatas yang
              ditentukan  saja  (perhatikan  video  yang  ditayangkan  saat  ibadah).  Jumlah  simbol  air  anggur  juga
              disesuaikan dengan jumlah orang yang dapat mengikuti Perjamuan Kudus.

         Simbol roti perjamuan dan simbol air anggur diletakkan di atas meja dekat dengan gawai yang digunakan untuk
      mengikuti  ibadah  live  streaming.  Mari  kita  persiapkan  dengan  sebaik-baiknya,  supaya  dapat  menghayati
      Perjamuan Kudus. Dalam pelayanan Perjamuan Kudus di rumah masing-masing, yang melayani adalah siapa saja
      yang telah mengaku percaya atau baptis dewasa. Jika Saudara beribadah sendirian, maka Saudara melayani diri
      sendiri.
         Susunan liturgi Perjamuan Kudus yang akan dilaksanakan nanti, sedikit berbeda pelaksanaannya dengan
      Perjamuan Kudus yang biasa kita lakukan. Pembagian roti dan air anggur tidak dilakukan secara terpisah, tetapi
      bersamaan.  Pendeta  yang  memimpin  perjamuan  akan  mengatakan  “Roti  yang  dipecahkan  ini  adalah
      persekutuan dengan tubuh Kristus”, lalu langsung melanjutkannya dengan mengatakan “Cawan minuman
      syukur  ini  adalah  persekutuan  dengan  darah  Kristus.  Ambillah!”  Setelah  itu  salah  seorang  yang  dipilih
      mengedarkan roti dan air anggur. Bila Saudara beribadah sendirian, Saudara mengambil untuk diri sendiri. Setelah
      mengambil roti dan air anggur tersebut, Saudara menunggu aba-aba dari Pendeta yang mengatakan “Ingat dan
      percayalah, bahwa tubuh Tuhan kita, Yesus Kristus telah dipecah-pecahkan untuk keselamatan dunia!
      Makanlah!” kemudian Saudara di rumah ikut makan bersama. Selanjutnya Pendeta mengatakan  “Ingat dan
      percayalah, bahwa darah Tuhan kita, Yesus Kristus telah dicurahkan bagi keselamatan dunia! Minumlah!”
                                                   Warta Jemaat Minggu – 26 Juni 2022 |20
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25