Page 24 - Warta 24 Maret 2024
P. 24

PERSIAPAN SAKRAMEN PERJAMUAN KUDUS
                                      31 Maret 2024

       Pada  hari  Minggu,  31  Maret  2024  kita  akan  merayakan  Perjamuan  Kudus.  Untuk
       menyambut  dan  ikut  serta  dalam  perayaan  itu,  marilah  kita  mempersiapkan  diri
       bersama-sama.

       1.  Pada perjamuan malam terakhir, Kristus menghendaki kita merayakan perjamuan
           kudus  untuk mengenang-Nya.  Mengenang  Kristus  berarti  mengalami  kehadiran-
           Nya seperti murid-murid-Nya dahulu mengalami kehadiran-Nya bersama mereka.
           Mengenang  Kristus  juga  berarti  menyadari  secara  pribadi  seluruh  kehidupan
           Kristus  yang  diberikan-Nya  bagi  keselamatan  dunia,  sejak  Ia  lahir,  melayani,
           menderita sengsara, mati, dibangkitkan dan dimuliakan di surga.
           Marilah kita merenungkan :
           •  Apakah  Saudara  benar-benar  rindu  untuk  berjumpa  secara  pribadi  dengan
              Kristus,  untuk  mengalami  kasih,  kuasa,  dan  kebenaran-Nya  yang  membarui
              hidup Saudara?
           •  Apakah Saudara menghayati bahwa seluruh kehidupan dan karya Kristus, yaitu
              kelahiran-Nya,  pelayanan-Nya,  penderitaan-Nya,  kematian-Nya,  kebangkitan-
              Nya,  kenaikan-Nya  ke  surga,  sampai  dengan  kedatangan-Nya  kembali,  terkait
              erat dengan kehidupan Saudara?

       2.  Pada  perjamuan  malam  terakhir,  ketika  Kristus  memecah  roti  dan  mengangkat
           cawan.  Ia  membagikan  tubuh  dan  darah-Nya  sendiri  kepada  murid-murid-Nya.
           Menerima tubuh dan darahNya berarti dipersatukan dengan Kristus sehingga Ia
           menjadi  Kepala  dan  kita  tubuh-Nya.  Menerima  tubuh  dan  darah-Nya  berarti
           dipersatukan dengan semua orang yang menerima-Nya juga menjadi satu tubuh dan
           satu roh.
           Marilah kita merenungkan :
           •  Apakah Saudara menghayati bahwa Kristus adalah Kepala seluruh kehidupan
              Saudara,  dalam  hidup  berjemaat  dan  bermasyarakat,  dalam  keluarga  dan
              pekerjaan Saudara?
           •  Apakah Saudara menghayati bahwa Saudara adalah anggota tubuh Kristus yang
              saling mengasihi seorang terhadap yang lain.

       3.  Ketika kita bersatu dengan Kristus, Roti Hidup yang dipecah-pecahkan bagi dunia
           ini, kita pun dipersatukan dalam kematian dan kebangkitan Kristus. Dipersatukan
           dengan Kristus berarti diutus untuk mengosongkan dan menyangkal diri, memikul



             Warta  Jemaat  Minggu  Pra Paskah VI (Palmarum –  Sengsara) 24 Maret 2024  |24
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29