Page 2 - Warta 09 April 2023
P. 2
dicuri sebab kain untuk mengkafani Tuhan Yesus dan kain peluh Tuhan Yesus masih ada
di situ. Ini mau menjelaskan bahwa tidak mungkin orang yang mencuri tubuh Tuhan
Yesus membuka dan merapihkan kain yang dipakai Tuhan Yesus tersebut, tidak
mungkin juga orang yang mencuri tubuh Tuhan Yesus menggotong tubuh Tuhan Yesus
dalam kondisi telanjang. Setelah Petrus melihat hal ini, tidak ada tanggapan apa pun dari
Petrus. Petrus berdiam diri dalam kebingungan, kemana Tuhan Yesus? Sedangkan murid
yang dikasihi oleh Tuhan Yesus, Yohanes, ketika masuk ke dalam kubur dan melihat
situasi di dalam kubur, lalu percaya. Apa yang dialami oleh Maria Magdalena, Petrus dan
Yohanes adalah gambaran kita sebagai pengikut Tuhan Yesus. Penulis injil Yohanes tidak
sedang mau membanding-bandingkan Maria Magdalena, Petrus dan Yohanes.
Kita yang sudah mengetahui dan percaya bahwa Tuhan Yesus bangkit, tapi
perjalanan iman kita kepada Tuhan Yesus tidak serta merta selalu percaya tapi sering
banyak ragunya, dan tidak selalu hidup baru tapi lebih banyak hidup dalam dosa.
Seharusnya, kalau kita percaya dan mengimani kebangkitan Tuhan Yesus. maka kita
harus mengarahkan hidup kita untuk hidup baru. Mengapa? Jika Tuhan Yesus bangkit,
maka bukan hanya Tuhan Yesus saja yang bangkit, tetapi kita juga ikut bangkit. Artinya,
kita harus melakukan apa yang Tuhan Yesus kehendaki. Hal ini ditegaskan oleh rasul
Paulus dalam Kolose 3 : 1-2 “Karena itu, apabila kamu dibangkitkan bersama dengan
Kristus, carilah hal-hal yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
Pikirkanlah hal-hal yang di atas, bukan yang di bumi.” Yang dimaksud oleh rasul Paulus
adalah ketika kita berpikir dan melakukan apa pun juga maka yang harus kita lakukan
adalah hal yang mulia dan benar. Perbuatan dan pemikiran kita yang tidak mulia dan
benar adalah memeras hidup orang lain, tidak peduli terhadap orang lain, selalu iri
terhadap kehidupan orang lain, melakukan apa saja hanya untuk kepentingan diri
sendiri, membenci dan selalu curiga terhadap orang lain bahkan terhadap keluarga kita
sendiri. Ada banyak perbuatan dan pikiran kita yang tidak mulia dan benar. Kebangkitan
Tuhan Yesus menghapuskan ini semua dan akan membuat kehidupan ini menjadi baik,
nyaman, aman, damai dan sempurna.
Mari kita ubah hidup kita yang tidak mulia dan benar menjadi hidup yang mulia
dan benar. Maka kebangkitan Tuhan Yesus menyempurnakan hidup kita. Tuhan Yesus
memberkati. Amin. (ST)
Warta Jemaat Minggu Paska – 9 April 2023 |2

