Page 2 - Warta 20 Agustus 2023
P. 2

hukum Allah dan penegakan keadilan juga harus mereka nyatakan bagi orang asing yang
       tinggal bersama mereka atau yang berada di sekitar mereka. Intinya hukum Allah dan
       keadilan-Nya harus dirasakan oleh bangsa-bangsa di segenap muka bumi.

            Mazmur 67 adalah ungkapan syukur Sang Pemazmur karena segala berkat Allah
       yang  sungguh  nyata.  Israel  sebagai  bangsa  yang  terdiri  dari  kumpulan  suku-suku,
       bersukacita  atas  tanah  yang  diberkati  dengan  hasil  melimpah.  Ungkapan  syukur  itu
       diekspresikan dengan meriah, dilantunkan lewat syair yang penuh puja dan puji, serta
       diiringi dengan kecapi. Dampaknya, bangsa-bangsa di sekitar mereka juga melihat karya
       Allah atas kehidupan umat-Nya, dan mereka pun takut kepada-Nya.
            Dalam  Roma  11,  Rasul  Paulus  mengingatkan  jemaat  di  kota  Roma  tentang
       anugerah Allah melalui karya keselamatan yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus Kristus.
       Anugerah keselamatan itu bukan bersifat eksklusif, hanya untuk orang Yahudi selaku
       umat  pilihan  Allah.  Sejatinya  anugerah  keselamatan  Allah  juga  berlaku  bagi  bangsa-
       bangsa lain. Tak ada yang bisa menghalangi jika Allah Sang Maha Pemurah menggunakan
       kedaulatan-Nya untuk menyatakan kemurahan hati bagi siapa pun.

            Matius  15  mencatat  pernyataan  anugerah  Allah  kepada  seorang  perempuan
       bangsa  Kanaan  yang  memohon  kesembuhan  bagi  anaknya  yang  kerasukan  setan
       sehingga  sangat  menderita.  Matius  menyisipkan  kisah  dramatik  sebelum  Yesus
       menyembuhkan  anak  si  perempuan  itu.  Kehadiran  perempuan  itu  dianggap
       mengganggu  sehingga  para  murid  meminta  Yesus  mengusir  dia.  Bahkan  Matius,
       menyisipkan kata-kata yang keras melalui bibir Yesus.

            Perempuan  Kanaan  itu  amat  gigih.  Sebagai  non  Yahudi,  ia  rela  diperlakukan
       seperti binatang. Tapi ia yakin bahwa binatang pun punya hak hidup dan menerima
       kasih Allah. Maka katanya: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang
       jatuh dari meja tuannya.”  Itulah iman sejati yang membuat Yesus segera bertindak. Iman
       itu juga menempelak arogansi kaum Yahudi yang menganggap diri sebagai umat pilihan
       Allah, sekaligus merasa tak berdosa memusuhi bangsa Kanaan.

            Kita  patut  bersyukur  menjadi  rakyat  sebuah  bangsa  yang  merdeka.  Kita  juga
       bersyukur karena Kristus memerdekakan kita dari hukuman maut akibat dosa. Belajar
       dari  perempuan  Kanaan  dalam  Injil  Matius,  kita  bisa  menjadi  jembatan  untuk
       menghadirkan  karya  kasih  Allah  bagi  bangsa  yang  kita  cintai  ini.  Percayalah  pada
       rencana Tuhan yang indah ketika Ia menghadirkan kita di sebuah komunitas. Sekecil
       apapun karya kita, pasti bermakna jika dilakukan secara serius dan dengan pertolongan-
       Nya. (UT)



                                               Warta Jemaat Minggu –  20 Agustus 2023  |2
   1   2   3   4   5   6   7