Page 1 - Warta 23 Nov 2025
P. 1
Minggu, 23 November 2025
RENUNGAN
MINGGU KRISTUS RAJA
SANG RAJA, SANG GEMBALA
Minggu ini kita rayakan sebagai Minggu Kristus Raja. Minggu Kristus Raja juga menandakan
akhir dari perjalanan tahun liturgi dan awal untuk memasuki tahun liturgi yang baru. Kita
merayakan penantian Sang Raja yang lahir, kemudian kehadiran Sang Raja lewat peristiwa
Natal, hingga berlanjut pada pelayanan, kematian, kebangkitan, kenaikan-Nya ke surga.
Semuanya itu diakhiri dengan tanda Kristus Raja yang kita imani sebagai Raja yang berkuasa
atas kehidupan manusia.
Lebih menarik, ketika bacaan di hari Kristus Raja saat ini justru mengisahkan tentang
penyaliban-Nya. Sebelum pada akhirnya kita sama-sama menghayati adven, ternyata kita
diajak untuk menghayati siapakah Sang Raja yang kita nantikan itu? Injil Lukas menyatakan
Sang Raja lewat orang-orang yang ada di dalam narasi penyaliban Yesus. “Orang lain Ia
selamatkan, biarlah sekarang Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri, jika Ia adalah Mesias, orang
yang dipilih Allah”, “Jika Engkau raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu”, “Inilah raja orang
Yahudi.” Serta masih ada beberapa hujatan yang justru menerangkan sosok Yesus Kristus
sesuai dengan nubuat para nabi—Raja yang menderita.
Pesan yang hendak disampaikan di dalam Minggu Kristus Raja kali ini adalah bahwa Sang Raja
bukanlah seorang yang mendirikan kerajaan-Nya lewat kuasa kekerasan atau militer, namun
cinta kasih; bukan lewat jalan pintas yang mengorbankan, namun pengorbanan; bukan
dengan ketakutan, namun dengan harapan. Ia adalah Raja yang menggembalakan umat-Nya.
Oleh karena itu, akhiri tahun liturgi ini dengan kekaguman karena cinta kasih-Nya; awali
tahun liturgi yang akan datang dengan pengenalan lebih terhadap Sang Raja yang akan lahir.
[RFJ]

