Page 2 - Warta 12 April 2025
P. 2
Disini kita melihat Tomas sebagai orang yang sebelum melihat bukti dia tidak percaya karena
dia diperhadapkan dengan peristiwa kematian Yesus yang turut mempengaruhi sikap Tomas.
Oleh karena keragu-raguan Tomas, Yesus menampakkan diri secara khusus kepada Tomas
untuk memberikan penguatan iman kepadanya yang pada saat itu sedang mengalami
keraguan terhadap kebangkitan Yesus. Tuhan Yesus mengubah cara pandang Tomas dari
keraguan menjadi percaya supaya Tomas dapat menjadi saksi Tuhan.
Menjadi saksi Kristus bukan sekadar tentang berbicara, melainkan tentang menunjukkan
bagaimana hidup kita yang telah diubah oleh kasih-Nya. Jadilah saksi yang berdampak
dengan membiarkan Roh Kudus mengubahkan hidup kita setiap hari. Kesaksian terkuat
adalah hidup yang telah diubahkan oleh kasih Kristus, sehingga kita menyadari bahwa Paskah
adalah sebuah undangan untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus yang mengalami
transformasi iman dalam hidup sehari-hari.
Sehingga dalam hidup setiap hari, kita harus percaya pada kenyataan Yesus yang bangkit
yang mengubah kehidupan. Juga kita diajak untuk merenungkan bahwa Paskah merupakan
undangan untuk setiap kita menjadi saksi Tuhan Yesus. Tuhan Yesus yang telah bangkit
dengan bekas luka penyaliban disingkapkan kepada Tomas yang menuntun Tomas kepada
ungkapan iman “ya Tuhanku dan Allahku.” Sehingga melalui ungkapan atau sikap iman itu
Tomas sungguh-sungguh percaya. Begitu juga dengan para murid yang telah dipulihkan
mengalami perubahan besar dan para murid tampil menjadi saksi Kristus. Marilah kita saling
meneguhkan satu dengan yang lainnya mulai dari dalam keluarga, pekerjaan dan
masyarakat, teristimewa dalam pelayanan kita. Pertanyaan reflektif bagi setiap kita, apakah
kita bersedia menjadi saksi Tuhan Yesus yang mengubahkan sesama kita? Atau apakah kita
telah mengalami perubahan dan siap menjadi Saksi Tuhan Yesus? [FHR]
Warta Jemaat 12 April 2026 | 2

