Page 1 - Warta 13 September 2026
P. 1
Minggu, 13 September 2026
RENUNGAN
PENGAMPUNAN YANG MENYELAMATKAN
Dendam kesumat dimulai dari suatu pertengkaran, perselisihan pendapat, permusuhan, atau
kebencian yang berkepanjangan yang didasari oleh egoisme kepentingan dan keuntungan
diri, kemudian berubah menjadi kemarahan dan rasa sakit hati yang luar biasa yang sulit
untuk dilupakan dan pada akhirnya menjadi dendam, menginginkan membalas atau
mencelakakan. Menariknya, perasaan ini bisa terjadi dari kedua belah pihak tapi juga bisa
terjadi hanya dari satu pihak saja. Bisa terjadi pada seseorang, kelompok, atau bahkan suatu
bangsa.
Jauh lebih dalam lagi, hal ini berdampak sangat buruk baik bagi diri sendiri, selain tentunya
bagi sang lawan, juga bagi orang lain. Secara medis, kebencian dan dendam yang memuncak
dapat merusak bukan saja perasaan, pikiran, dan hati, tapi juga meracuni fisik seseorang yang
pada akhirnya menjadi penyakit dimana hormon-hormon tubuh menjadi labil. Emosi tak
terkendali ini dapat merangsang produksi asam lambung yang tinggi, menaikkan tekanan
darah menjadi tinggi secara konstan. Penyakit jantung dapat terjadi karena stres kronis yang
terus-menerus memicu tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin secara berlebihan
sehingga memacu jantung berdetak lebih kencang. Secara psikologis, nafsu amarah terus
menerus inilah yang menyebabkan stres, depresi, cemas, dan dipenuhi pikiran-pikiran
negatif yang merusak diri. Perubahan perilaku memburuk dan irasional, agresif, pemarah,
penuh curiga, ketus, menjauhi relasi, bahkan mengharapkan celaka pada orang lain, ujung-
ujungnya dapat berubah menjadikan dirinya super ego, merasa paling benar, bahkan
berujung pada kejahatan, dan tentunya semua itu dosa.

