Page 23 - Warta 18 Feb 2024
P. 23

5.  Jika tidak ada keberatan yang sah dari anggota sidi, calon penatua diteguhkan ke dalam jabatannya sesuai
          dengan waktu yang telah ditetapkan.
       6.  Keberatan dinyatakan sah jika:
           a.  Diajukan tertulis secara pribadi dengan mencantumkan nama dan Alamat yang jelas serta dibubuhi tanda
              tangan  atau  cap  ibu  jari  dari  anggota  yang  mengajukan  keberatan  tersebut  dan  tidak  merupakan
              duplikasi dari surat keberatan dari angota yang lain mengenai hal yang sama.
           b.  Isinya mengenai tidak terpenuhinya syarat sebagaimana yang tercantum dalam Tata Laksana Pasal 88.
           c.  Isinya terbukti benar sesuai dengan hasil pendalaman Majelis Jemaat.
       7.  Jika ada keberatan yang sah, pelaksanaan peneguhannya dibatalkan. Hal itu diberitahukan kepada calon
          dan kepada yang mengajukan keberatan tersebut serta diwartakan dalam warta jemaat.
       8.  Keberatan yang dinyatakan tidak sah oleh Majelis Jemaat akan diberitahukan kepada yang mengajukan.

       Tata Laksana Pasal 88 tentang syarat (Jabatan Penatua) sebagai berikut :
       1.   Komitmen:
           a.  Menghayati panggilan sebagai penatua sebagai panggilan spiritual dari Allah melalui GKI, bersedia hidup
               dalam anugerah Tuhan, dan menunjukkan kelakuan yang sesuai dengan Firman Allah.
           b.  Melaksanakan  tugas  penatua  dengan  segenap  hati  dan  dengan  kesetiaan  dalam  peran  sebagai
              gembala, pengajar, penatalayan, dan teladan.
           c.  Menjaga rahasia jabatan.
           d.  Menghayati dan menjaga Ajaran GKI.
           e.  Mewujudkan Visi dan melaksanakan Misi GKI.
           f.  Memahami, menyetujui, dan menaati Tata Gereja dan Tata Laksana GKI.
           g.  Menghayati dan menjalani panggilannya bersama dengan orang lain.

       2.   Karakter:
           a.  Rendah hati.
           b.  Rela berkurban untuk orang lain.
           c.  Peduli kepada mereka yang lemah.
           d.  Jujur.
           e.  Rajin.
           f.  Tulus.
           g.  Pengampun.
           h.  Tidak membeda-bedakan orang lain.
           i.  Dapat dipercaya.

       3.   Kemampuan:
           a.  Memimpin.
           b.  Bekerja sama dengan orang lain.
           c.  Hidup dalam konteks yang penuh kepelbagaian.
           d.  Belajar secara mandiri.
           e.  Menjadi agen pembaruan dalam lingkup hidup individual, gerejawi, dan kemasyarakatan.

       4.   Administratif:
           a.  Tidak berada dalam status penggembalaan khusus.
           b.  Sekurang-kurangnya sudah 2 (dua) tahun menjadi anggota sidi di Jemaat terkait dan telah aktif melayani
              di Jemaat tersebut.

       5.   Ketentuan lain:

                                  Warta Jemaat Minggu  Pra Paskah I –  18 Februari 2024  |23
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28