Page 1 - Warta 05 Mei 2024
P. 1

Minggu, 5 Mei 2024

       RENUNGAN


                                  MINGGU PASKAH VI

                               APIK (ANTI – PILIH KASIH)

                               Kisah Para Rasul 10:44-48; Mazmur 98;
                                 1 Yohanes 5:1-6; Yohanes 15:9-17

              “Apik” di dalam bahasa Jawa memiliki arti bagus atau baik. Ketika terdapat sesuatu
       yang sangat baik atau bagus, biasanya orang Jawa akan berkata “apik tenan yo rek!”. Dalam hal
       mengasihi, kasih seperti apakah yang dapat kita nilai sebagai kasih yang apik? Salah satu bentuk
       mengasihi dengan apik (baik) dan benar adalah dengan cara tidak membeda-bedakan atau
       tidak pilih kasih. Tema anti pilih kasih atau disingkat “APIK” inilah yang akan kita renungkan
       bersama sebagai respon kita terhadap kasih yang Kristus telah nyatakan bagi umat-Nya.
              Di dalam Injil Yohanes, Yesus memberikan sebuah perintah untuk saling mengasihi
       kepada murid-murid-Nya sebelum Ia ditangkap dan diserahkan. Sesungguhnya perintah untuk
       saling mengasihi bukanlah sebuah perintah yang pertama kali diberikan atau bahkan bukanlah
       sebuah perintah yang asing bagi para murid. Sejak jaman Perjanjian Lama pun, perintah ini telah
       Musa  nyatakan  kepada  bangsa  Israel  (Im  19:18).  Sebagian  besar  orang  Israel  tentu  sudah
       memahami dan mengetahui perintah untuk saling mengasihi.
              Namun  perintah  ini  Yesus  berikan  kembali  kepada  murid-murid-Nya  bukan  tanpa
       alasan  atau  atas  dasar  ketidaksengajaan.  Ketika  Yesus  memberikan  perintah  untuk  saling
       mengasihi  kepada  murid-murid-Nya,  Ia  rindu  agar  murid-murid-Nya  dapat  tetap  saling
       mengasihi walaupun tidak lama lagi Yesus tidak bersama-sama dengan mereka. Lebih daripada
       itu, Yesus ingin agar para murid dapat belajar mengasihi sesama seperti Yesus telah mengasihi
       mereka (Yoh 15:12).
              Ketika  Yesus  melakukan  pelayanan-Nya,  Ia  tidak  pernah  membeda-bedakan  atau
       memilih-milih orang untuk Ia kasihi. Yesus secara nyata menyatakan kasih-Nya kepada setiap
       orang tanpa terkecuali. Hal ini dapat kita lihat pada sepanjang pelayanan Tuhan Yesus ketika

                                                                     Warta Jemaat  5 Mei 2024    | 1
   1   2   3   4   5   6