Page 1 - Warta 12 Mei 2024
P. 1
Minggu, 12 Mei 2024
RENUNGAN
MINGGU PASKAH VII
DIPELIHARA DALAM KEBENARAN
Kisah Para Rasul 1:15-17, 21-26; Mazmur 1;
1 Yohanes 5:9-13; Yohanes 17:6-19
Hal-hal apa saja yang dapat membuat seseorang menjauhi kebenaran demi
kenikmatan sesaat? Beberapa hal yang mendasarinya: keserakahan, egosentris, cinta
kekuasaan. Setiap orang memiliki peluang untuk jatuh dalam hal-hal tersebut. Bahkan hal-
hal tersebut juga dialami oleh murid-murid Tuhan Yesus. Alkitab menceritakan bahwa kedua
belas murid Yesus tidak lepas dari godaan dan tantangan iman.
Dalam menghadapi tantangan dan godaan iman, seseorang tidak dapat mengandalkan
kekuatannya sendiri. Tuhan Yesus tidak meminta para murid diambil dari dunia.
Ia mendoakan para murid-Nya karena Ia akan segera meninggalkan dunia, sementara
mereka masih tinggal dalam dunia. “Dunia” yang dimaksud bukan hanya menunjuk pada
tempat, tetapi juga menunjuk pada keadaan.
Selama mereka di dunia akan ada banyak orang yang menentang firman dan memusuhi para
murid serta pengikut Yesus (Yoh 17:14). Melalui doa-Nya, Yesus berharap para murid dan
pengikut-Nya mampu menjalankan misi sebagai rasul. Mereka perlu didoakan agar selalu
setia dalam tugas pengutusan dalam memberitakan kebenaran dan kuat dalam menghadapi
penderitaan.
Yudas Iskariot tidak mempertahankan kebenaran sehingga ia menyesal dan
memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Yudas yang tidak lagi bersama dengan
para murid yang lain, perlu digantikan keberadaannya. Mengapa Yudas perlu digantikan?
Alasan pertama agar jumlah murid Yesus tetap utuh, yaitu berjumlah 12 orang. Angka 12
memiliki arti 12 suku Israel. Hal ini dilakukan agar kekristenan dapat diterima dan diakui
oleh orang Yahudi dengan lebih mudah.
Alasan kedua, Yudas yang mengkhianati Tuhan Yesus harus digantikan orang lain agar
keutuhan dan kemurnian hati para murid kembali terjaga.

