Page 1 - Warta 02 Juli 2023
P. 1
Minggu, 2 Juli 2023
RENUNGAN
KEBENARAN TERKADANG MENGGELISAHKAN
Yeremia 28 : 5 – 9 ; Mazmur 89 : 2 – 5, 16 - 19 ; Roma 6 : 12 – 23 ; Matius 10 : 40 – 42
Tahun 2024 kita akan memasuki pesta demokrasi yaitu Pemilu. Pastinya yang menarik
perhatian kita dan seluruh masyarakat Indonesia adalah pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
Hal ini membuat konstelasi politik mulai memanas, sebab semua partai politik dan tentunya
masyarakat mulai menentukan siapa calon Presiden dan Wakil Presiden yang akan dijagokannya.
Untuk mencari dukungan dari masyarakat, para calon Presiden dan Wakil Presiden sudah mulai
melakukan kampanye terselubung (tapi terlihat secara kasat mata). Nanti ketika masa kampanye
resmi dilaksanakan, tentunya para calon Presiden dan Wakil Presiden akan menyampaikan visi-
misi, menyampaikan harapan-harapan dan janji-janjinya untuk memikat sebanyak mungkin
rakyat Indonesia untuk memilihnya. Tapi pertanyaan kepada kita semua sebagai penentu pilihan
kita adalah, apakah visi-misi yang mereka sampaikan dan semua harapan dan janji yang mereka
tawarkan itu adalah hanya untuk menentramkan banyak orang bahwa keadaan sekarang akan
berubah lebih baik atau yang mengajak seluruh rakyat melihat kondisi yang tidak baik dan
melakukan perubahan. Melihat yang tidak baik tapi sudah membuat kita nyaman tentunya sangat
sulit untuk diubah. Hal ini bisa dikatakan bahwa kebenaran seringkali menggelisahkan atau tidak
membuat kita nyaman. Nah, sekarang kita mau memilih Presiden dan wakil Presiden yang seperti
apa? Tentunya Presiden dan wakil Presiden yang berani menyuarakan kebenaran dan melakukan
perubahan.
Mengikut Tuhan Yesus pastilah tidak mudah. Mengapa tidak mudah? Karena Tuhan Yesus
sendiri menyuarakan berbagai macam tuntutan yang berat. Hal ini bisa kita lihat dari Matius 10 :
Warta Jemaat Minggu – 2 Juli 2023 |1

