Page 1 - Warta 03 Sep 2023
P. 1

Minggu, 3  September 2023
       RENUNGAN


                       HIDUP DALAM POLA PIKIR ALLAH
           Yeremia 15 : 15 – 21 ; Mazmur 26 : 1 – 8 ; Roma 12 : 9 – 21 ; Matius 16 : 21 – 28


            Sudah  lazim  kita  dengar  pesan-pesan  agar  orang  hidup  mengandalkan  pikirannya,
       menikmati hidup, dan menjadi seperti yang diinginkan. Jika sanggup mewujudkan hal demikian,
       maka yang mencapainya disebut telah merdeka hati dan akal budi. Sebab, dianggap juga bahwa
       Tuhan memberikan kehendak bebas bagi setiap orang serta mengoptimalkan potensi dirinya.

            Sebaliknya,  Alkitab  mengajari  warga  jemaat  untuk  hidup  berpusat  pada  Allah.  Sebab,
       Dialah Pencipta, Pemelihara dan Penebus serta Pembaru hidup kita, melalui karya Tuhan Yesus
       Kristus dan Roh Kudus. Kemerdekaan batin kita bukan terjadi karena menjauhi-Nya atau hidup
       menentang  kehendak  dan  kekudusan-Nya.  Dengan  mengerti  dan  mengikuti  aturan-Nyalah,
       hikmat dan kekuatan spiritual menjadi pengalaman kita.

            Dalam ibadah Minggu ini, Firman Tuhan mengingatkan warga jemaat untuk mengerti jalan
       pikiran Allah. Pertama, kita belajar dari nabi Yeremia, yang dipanggil Allah menyuarakan teguran-
       teguran-Nya bagi umat Yehuda, supaya menjauhi berhala dan sebaliknya percaya kepada TUHAN.
       Jika  tidak  bertobat,  maka  hukuman  Allah  akan  dinyatakan,  termasuk  membuang  mereka  ke
       negeri lain (Kerajaan Babel).

            Akan tetapi, Yeremia mendapat perlawanan berupa ejekan, hinaan, bahkan dijatuhkan ke
       sebuah  sumur  berlumpur.  Saat  Yeremia  meronta  di  hadapan  TUHAN,  ingin  meninggalkan
       panggilan  kenabiannya,  malah  ia  mendapat  penguatan.  Allah  menyatakan  perlindungan  dan
       keamanan serta kenyamanan bagi dirinya. Karena itu, Yeremia tidak bisa menolak tugas yang
       diberikan Tuhan. Hamba Tuhan itu setia sampai ajalnya.

            Kedua, Pemazmur mengaku tekanan menghadapi orang-orang di sekitarnya. Pemazmur
       dianggap manusia aneh, sok suci, karena takut dan hormat, serta beribadah kepada Allah.  Norma
                                              Warta Jemaat Minggu –  3 September 2023  |1
   1   2   3   4   5   6