Page 2 - Warta 03 Sep 2023
P. 2

hidup yang berlaku di masyarakat ialah hidup sesuka sendiri. Dalam keadaan tidak nyaman hati,
       Pemazmur justru berseru kepada Tuhan, memohon belas kasihan dan kebebasan. Permohonan
       itu dikabulkan!

            Ketiga, rasul Paulus mengajak warga jemaat di Roma yang sudah menerima pengampunan
       dosa karena kasih karunia Allah dalam Kristus (Roma 3:23-25), serta pendamaian dengan Allah
       (Roma 5:1-2), agar mewujudkan iman mereka dalam perbuatan baik terhadap sesama (Roma
       12:9-21).

            Roh Kudus telah dihadirkan Allah dalam hati mereka (Roma 8:14-15). Sebab itu, kerajinan
       mereka berbuat baik tidak boleh kendor (12:11). Di tengah kesulitan hidup mereka patut belajar
       bersukacita (12:12). Mereka patut berlatih menyapa orang lain dengan hormat, sebelum diberi
       salam (12:10). Meskipun kecil bentuknya, namun bantuan bagi orang lain yang membutuhkan
       sangatlah bermakna (12:13). Giat memberi bantuan tidak membuat mereka jatuh miskin.

            Karena kasih Allah sudah dihadirkan Roh Kudus dalam hati mereka  (Roma 5:5), tidak ada
       alasan  untuk  membalas  kejahatan  dengan  kejahatan.  Sebaliknya,  hati  dan  ucapan  mereka
       patutlah berisikan berkat (12:14). Tidak perlu memandang diri lebih hebat dari yang lain (12:16).
       Hidup  dalam  perdamaian  dan  kedamaian  patut  menjadi  hasrat  mereka  (12:18).  Singkatnya,
       dinasihatkan supaya warga jemaat mengalahkan kejahatan dengan kebaikan (12:20-21). Allah
       akan menyanggupkan mereka.

            Akhirnya, hidup sesuai dengan pikiran Allah dapat kita lihat dari penegasan Tuhan Yesus
       kepada para murid-Nya. Takut rugi karena iman kepada Tuhan Yesus, bukanlah jalan hidup yang
       dikehendaki (16:25). Setiap orang yang ingin hidup sesuai kehendak Kristus, didesak agar belajar
       tidak  memenuhi  keinginan  daging  dan  hawa  nafsu  yang  berlawanan  dengan  keinginan  Allah
       (16:24).

            Sebaliknya,  mereka  harus  belajar  menanggung  segala  beban  dan  kesukaran  (memikul
       salib) akibat iman kepada Sang Mesias. Sekalipun meraih keberhasilan dunia, mereka harus tahu
       bahwa  hidup  merupakan  perjalanan  menuju  akhir,  yang  tak  lain  ialah  kedatangan  Kristus  di
       dalam kemuliaan-Nya.

            Jadi, hidup yang berkenan kepada Allah haruslah menjadi gaya hidup kita sebagai warga
       jemaat Tuhan Yesus. Supaya tahu apa saja pola hidup yang sesuai pikiran dan keinginan Kristus,
       patutlah  kita  giat  membaca  dan  belajar  Firman-Nya.  Pemahaman  yang  kita  dapatkan  itulah
       membawa kekuatan dan inspirasi baru. [BSS]








                                              Warta Jemaat Minggu –  3 September 2023  |2
   1   2   3   4   5   6   7