Page 1 - Warta 22 Feb 2026
P. 1

Minggu, 22 Februari 2026
       RENUNGAN


                                    MINGGU PRA PASKAH I

                                     MELEPAS KE-AKU-AN
                 Kejadian 2:15-17, 3:1-7 / Mazmur 32 / Roma 5:12-19 / Matius 4:1-11


       Beberapa hari yang lalu saya pergi ke kota Bandung. Sebelum sampai di pusat kota, ada
       sebuah  perempatan  jalan yang  hanya  boleh  dilalui  satu  arah  saja.  Di  simpang empat  itu
       lampu setopan berwarna merah. Saya bersama sesama pengendara sepeda motor yang lain
       berhenti. Jalan yang saya lewati ini satu arah. Dari arah kiri kendaraan mulai melaju. Ini pun
       berlaku satu arah. Sekonyong-konyong dari arah depan di seberang jalan, sebuah sepeda
       motor berboncengan maju melawan arah dan berbelok ke arah kanan. Kami dari jauh hanya
       bergumam,  “kok  nekad  amat”.  Namun  tak  disangka-sangka,  dari  sebelah  kiri  saya,
       menyeruak sebuah sepeda motor agak gede mengejar sepeda motor yang melanggar tadi.
       Rupanya  ia  seorang  polisi  lalu  lintas  yang  tengah  berpatroli.  Pak  polisi  tersebut  berhasil
       menyusul  dan  memberhentikan  kedua  pemuda  tersebut.  Kami  yang  melihat  peristiwa
       tersebut  hanya  tersenyum  dan  geleng-geleng  kepala  saja.  Selanjutnya  biarlah  menjadi
       urusan mereka, antara penegak hukum dan pelanggar hukum.

       Kejadian di atas jelas sebuah pelanggaran yang disengaja. Mungkin pengendara tersebut
       malas untuk memutar balik yang cukup jauh. Ia mengambil jalan pintas. Pikirnya menghemat
       waktu  dan  tenaga.  Tetapi  ada  risikonya.  Jika  ketahuan  harus  ada  akibat  yang  harus
       ditanggung. Ini salah satu jalan pintas di dalam berlalu lintas. Jalan pintas yang lainnya sering
       kita jumpai di tengah keseharian kita. Beraneka jalan pintas namun tujuannya sama, yakni:
       ingin cepat dan singkat, menghemat waktu dan tenaga, tidak usah repot-repot, tidak perlu
       kerja  keras  dan  lain-lainnya.  Namun  apakah  semua  jalan  pintas  itu  berakhir  dengan
       menyenangkan, sesuai dengan harapan kita?
   1   2   3   4   5   6