Page 14 - Warta 13 September 2026
P. 14

Personalia (P3) Pendidikan telah dipilih untuk menjalankan proses tersebut. Dalam masa transisi ini, keberadaan
       Pembina,  yang  juga  merupakan  representasi  gereja,  perlu  terus  dioptimalkan.  Oleh  karena  itu,  sinergi  dan
       pembagian  peran  antara  P3  Pendidikan  dan  Pembina  masih  perlu  terus  dikembangkan  dan  disempurnakan,
       sehingga dapat ditemukan bentuk yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan. Tantangan terbesar
       yang dihadapi bersama, baik jemaat maupun badan pelayanan pendidikan adalah kesadaran bahwa kita semua
       adalah satu tubuh Kristus. Sekolah, Universitas, Gereja, kita semua adalah satu tubuh Kristus. Kita tidak bisa
       hanya asyik memikirkan pelayanan kita sendiri sebagai BPK PENABUR, atau kita sendiri sebagai UKRIDA, atau
       kita sendiri sebagai jemaat. Kita tidak bisa juga dengan seenaknya memilih untuk tidak membantu saat tubuh yang
       lain  membutuhkan  atau  terluka.  Kita  adalah  BPK  PENABUR.  Kita  adalah  UKRIDA.  Kita  adalah  Maranatha.
       PENABUR adalah UKRIDA. UKRIDA adalah Maranatha. Kita semua adalah satu tubuh Kristus. Kita memang
       dipercaya Tuhan untuk menjalankan apa yang menjadi bagian pelayanan kita tetapi Tuhan juga menempatkan
       kita menjadi bagian dari GKI Sinwil Jabar. Inilah yang menjadi tantangan kita terbesar saat ini bagaimana setiap
       badan pelayanan pendidikan tidak sibuk sendiri-sendiri namun saling membantu satu sama lain dan bagaimana
       badan pelayanan-badan pelayanan pendidikan dan gereja saling bahu-membahu menjalankan misi Allah Trinitas
       di dunia ini. Selanjutnya, menjadi pelayan (dalam hal ini: pengurus atau peran lainnya), seharusnya bukan sesuatu
       yang dikejar. Menjadi pelayan hanyalah sebuah respons atas kepercayaan Tuhan kepada kita. Kepercayaan
       Tuhan  hendaknya  kita  jalani  dengan  penuh  tanggungjawab,  dan  jangan  sampai  kita  tergelincir  pada  dosa
       memuliakan diri sendiri dan mencari manfaat bagi diri sendiri. Namun biarlah kita menghidupi terus semangat di
       GKI Sinwil Jabar bahwa pelayanan adalah persembahan. Kami menyampaikan terima kasih kepada setiap orang
       yang sudah menjadi bagian dari pelayanan pendidikan GKI Sinwil Jabar selama periode 2022-2026. Tuhan terus
       memberkati di pelayanan-pelayanan lainnya. Terus bersemangat kepada mereka yang dipercaya menjadi bagian
       pelayanan pendidikan GKI Sinwil Jabar. Teruslah hidupi semangat bahwa pelayanan adalah persembahan, bukan
       untuk mencari keuntungan, bahkan mau melangkah keluar dari zona nyaman.

       Bagi kita, mari berjalan bersama dalam pelayanan, saling menopang dan saling percaya satu dengan yang lain.
       Menghidupi keyakinan bahwa kita adalah satu tubuh Kristus. Hal lain yang juga harus disikapi dalam P-84MSW
       GKI Sinwil Jabar ini adalah sikap GKI Sinwil Jabar terhadap Perjamuan Kudus yang Melibatkan Anak. Memang
       harus jujur diakui bahwa GKI Sinwil Jabar belum pernah menggumuli hal ini dan ketika ini masuk untuk dibahas
       dalam  Persidangan-persidangan  Majelis  Klasis  tahun  2026,  tentu  saja  ini  menimbulkan  kekagetan  dan
       kebingungan tersendiri. Bahkan karena terlalu terburu-buru, salah satu PMK tidak dapat menjadikan itu sebagai
       bahan persidangan karena bahan diterima sangat mepet dan tidak lagi ada waktu untuk membahasnya. Kiranya
       sikap kita juga bisa diletakkan dalam kerangka satu tubuh Kristus. Dalam perjalanan satu tubuh maka ritme jalan
       harus saling menyesuaikan. Dalam P-84MSW kali ini, kita akan dibukakan wawasan oleh Pdt. Juswantori Ichwan
       mengenai Liturgical Change . Ini menjadi bahan perenungan kita untuk juga mengenali dan tetap berhikmat saat
       kita sebagai gereja perlu juga untuk terus melakukan transformasi. Biarlah bersama-sama dalam hikmat Tuhan
       kita dapat mengambil sikap yang paling dapat kita pertanggungjawabkan di hadapan Tuhan mengenai Perjamuan
       Kudus yang Melibatkan Anak ini. Sikap ini akan dibawa menjadi sikap Majelis Sinode Wilayah (MSW) Jabar dalam
       Persidangan ke-24 Majelis Sinode GKI pada 2-4 Desember 2026. Mari bersama kita bawa P-84MSW ini dalam
       doa kita. Kita mendoakan setiap anggota BPMSW, setiap perutusan dan setiap undangan, agar mereka boleh
       berperan  aktif  dalam  persidangan.  Menyuarakan  apa  yang  menjadi  suara  Tuhan  dan  terus  menguji  setiap
       pandangan dan pendapat agar memang berkenan dan menjadi berkat. Mari berdoa agar setiap keputusan yang
       diambil memuliakan nama Tuhan. Mari terus berjalan sebagai satu Tubuh Kristus yang saling menopang dan
       menguatkan. Soli Deo Gloria!

                                                         Warta Jemaat, 13 September 2026 | 14
   9   10   11   12   13   14   15   16