Page 23 - Warta 15 Agustus 2021
P. 23

Orang yang seperti itu memahami betul bahwa hidupnya berasal dari Allah, oleh
     Allah  dan  karena  itu  akan  dipersembahkan  kepada  Allah  (Roma  11:36).  Ia  akan
     memuliakan Allah. Kalau memakai kalimat Soekarno, orang yang seperti ini hatinya
     benar-benar merdeka. Ia tidak terbelenggu apa pun. Ia tidak diperbudak siapa pun.
     Hatinya bebas sebab ia mempersembahkannya kepada Allah.


     MENJADI TUBUH KRISTUS YANG MEMERDEKAKAN (MEMU-LIHKAN) DI TENGAH
     TATANAN BARU
          Agar keberadaan GKI relevan di tengah bangsa ini, kita perlu terus bertanya:
     sudahkah kita benar-benar merdeka? Benarkah kita  telah bersekutu dengan kematian
     dan kebangkitan-Nya? Apakah kita telah mempersembahkan hati untuk memuliakan-
     Nya dan memerdekakan orang yang belum merdeka?
          Jika jawabnya: ”YA”, maka keberadaan GKI pasti relevan, khususnya di tengah
     situasi  sulit  karena  pandemi  covid  19  ini.  Jika  jawabnya:  ”TIDAK”,  kita  perlu
     mengupayakannya.
          Sedikitnya,  ada  dua  hal  yang  GKI  bisa  lakukan  agar  keber-adaannya  relevan.
     Pertama, terus menjadikan Kristus sebagai kepala gereja. Dengan melakukan ini, kita
     tidak akan diperbudak ketakutan karena pandemi ini. Sebaliknya, kita terus mencari
     kehendak Tuhan di tengah pandemi. Dengan melakukan itu, kita pasti relevan karena
     berupaya mewujudkan apa yang menjadi kehendak Tuhan.
          Kita bersyukur sebab sebagian besar GKI berupaya menjadi tubuh Kristus yang
     relevan di tengah pandemi, dengan melakukan karya-karya rohani yang menjawab
     pergumulan saat ini. Ada yang menjadikan fasilitas gereja sebagai tempat isoman, ada
     yang menjadi pusat vaksinasi, ada yang memberi bantuan ekonomi kepada jemaat dan
     masyarakat  yang  terdampak,  dst.  Karya  -karya  rohani  ini  membuktikan  kalau  GKI
     sedang  berproses  untuk  terus  menjadi  tubuh  Kristus  yang  memulihkan  atau
     memerdekakan di tengah pandemi.
          Kedua, mendoakan dan mengupayakan kemerdekaan yang holistik di tengah
     bangsa ini. Kita menyadari, kemerdekaan itu perlu diperjuangkan. Salah satunya dalam
     kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita berharap agar kehidupan bersama dijalani
     dengan integritas. Sehubungan dengan itu, GKI perlu mendoakan, mendorong dan
     mendukung agar kehidupan publik bisa berjalan benar dan baik. Jika itu terjadi, politik
     benar-benar  dihidupi  sebagaimana  maknanya:  upaya  membangun  kesejahteraan
     bersama.
          Selamat mengalami kemerdekaan sejati di dalam Dia! Selamat memerdekakan
     orang di sekitar kita!

                                  Penulis adalah Sekretaris 1 -  BPMSW GKI SW Jabar








                                               Warta Jemaat  - 15 Agustus 2021 | 22
   18   19   20   21   22   23   24   25   26