Page 16 - Warta 11 Oktober 20
P. 16
melalui Majelis Sinode Wilayah dan Badan Pekerja Majelis Sinode Wilayah. Penatua
yang duduk dalam Badan Pekerja Majelis Sinode Wilayah lebih mengutamakan
pelayanan kepemimpinannya pada Badan Pekerja Majelis Sinode Wilayah, tanpa
mengabaikan pelayanan di lingkup Jemaatnya.
4. Di lingkup Sinode dalam kerangka pembangunan sinode dalam dan melalui Majelis
Sinode dan Badan Pekerja Majelis Sinode. Penatua yang duduk dalam Badan Pekerja
Majelis Sinode lebih mengutamakan pelayanan kepemimpinannya pada Badan Pekerja
Majelis Sinode, tanpa mengabaikan pelayanan di lingkup Jemaatnya.
Pasal 82
TUGAS
Dalam rangka pembangunan gereja untuk melaksanakan pelayanan kepemimpinan, tugas
penatua adalah:
1. Tugas Umum
a. Mempelajari dan mendalami Firman Allah.
b. Berdoa untuk dan bersama dengan anggota.
c. Mendorong anggota untuk mengikuti dan berperanserta dalam kebaktian.
d. Memperlengkapi dan memberdayakan anggota bagi tugas-tugas mereka di gereja
dan bagi tugas-tugas misioner mereka di masyarakat.
e. Melaksanakan penggembalaan umum, dengan perhatian khusus kepada mereka
yang sakit, berduka, dalam kesulitan, dan menghadapi kematian.
f. Melaksanakan penggembalaan khusus.
g. Melaksanakan pelayanan ke dalam.
h. Melaksanakan kesaksian dan pelayanan ke luar.
i. Melaksanakan pendidikan dan pembinaan.
j. Memperhatikan dan menjaga ajaran.
2. Tugas Kepemimpinan Struktural
Melaksanakan tugas kepemimpinan sebagai anggota Majelis Jemaat, Majelis Klasis,
Majelis Sinode. Wilayah, dan Majelis Sinode.
Pasal 83
SYARAT
1. Komitmen
a. Menghayati panggilan sebagai penatua yang adalah panggilan spiritual dari Allah
melalui GKI dan bersedia hidup dalam anugerah Tuhan.
b. Bersedia melaksanakan tugas penatua dengan segenap hati dan dengan kesetiaan
dalam peran sebagai gembala, pengajar, teladan, dan penatalayan.
c. Bersedia menunjukkan kelakuan yang sesuai dengan Firman Allah.
d. Bersedia memegang ajaran GKI.
e. Memahami dan menghayati Visi dan Misi GKI.
f. Memahami, menyetujui, dan menaati Tata Gereja dan Tata Laksana GKI.
g. Menghayati dan menjalani penggilannya bersama dengan orang lain.
2. Karakter
a. Rendah hati
b. Rela berkurban untuk orang lain
Warta Jemaat GKI Cimahi – 11 Oktober 2020 16

